ganarfirmannanda:

Yang dirayakan ramadhan adalah kekosongan. Tapi kata ini memang terdengar buruk di zaman ini. Jalanan telah sesak, etalase meriah, ruang tamu ramai perabot, hutan tak punya pertapa, dan orang bersaing menyatakan kesalehan dengan pengeras suara. Puasa kini proses menunggu tabuh yang bertalu-talu. Kita telah mengubah maghrib jadi isyarat merayakan makan. Menjelang saat itu, lapar ibarat 12 jam transit.

Tapi seorang yang membaca Dao tahu, orang arif akan berjalan dengan apa yang dikatakan Ranggawarsita sebagai suwung sakjatining isi, “hampa (tapi) sebenarnya isi”.

Ia melihat ke pintu dan kendi: bagian kosong itulah yang membuat benda itu berarti bagi orang lain.

Maka di jalan, di mana aneka manusia bertemu dan berselisih, seorang yang tak merasa penuh dengan kesucian dan kebenaran akan menjadikan dirinya pintu bagi mereka yang lewat. Ia menjadikan dirinya kendi. Di sana seorang pengelana lain dapat merawat air penawar haus.

- Tuhan & Hal-Hal yang Tak Selesai (Goenawan Hohamad)

reblog post lama, buat introspeksi diri sendiri di akhir ramadhan :)

fotojournalismus:

Hans Silvester

(via likeafieldmouse)

dan ingat, siapa yang pertama kali membantah perintah Allah dengan logika? Iblis-lah yang melakukannya ketika menolak untuk bersujud kepada Nabi Adam, karena syetan yang dibuat dari api merasa derajatnya lebih tinggi dari manusia yang hanya diciptakan dari tanah lempung

racauan bulan ramadhan

Krisis Listrik Sumatera Utara, Mati Lampu Tiap Hari Itu Sudah Rutinitas

Krisis Listrik Sumatera Utara, Mati Lampu Tiap Hari Itu Sudah Rutinitas

Pangkalan Susu, April 2014

Perjalanan darat dari Medan arah utara menuju Pangkalan Susu melewati jalur lintas timur Sumatra manyajikan pemandangan barisan kelapa sawit diselingi pemukiman warga di beberapa kecamatan yang dilaluinya. Sebagai pemanis perjalanan, ada warung kopi enak yang bisa disinggahi di tanjung pura atau kedai oleh-oleh dodol lokal yang bentuknya mirip pocong.

Gambaran geliat…

View On WordPress

Renungan Hasil jalan-jalan ke Pangkalan Susu :p

aishanosekai:

berkah pemilu :)
jadi makin banyak yang peduli Palestina :3
Alhamdulillaah… ^^
udah yaa.. jangan dinyinyirin yang pada nyumbang :)

buat yang mau ikutan turun tangan:

Via Sahabat Al-Aqsha:
Donasi Palestina:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799800009 
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan
Donasi Suriah:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799880002 
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan
Operasional:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799888003
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan
Untuk konfirmasi donasi anda, silakan klik di sini.
atau SMS ke
+62 877 00998 009 atau
+62 877 00998 002

Via Aksi Cepat Tanggap (ACTforHumanity):
Rek #SOSPalestine:
BSM 1010005557
BCA 6760300860
Mandiri 1280004593338
BNI 0140765481
Muamalat 3040031870
BRI 038201000222303
a/n (Yayasan) Aksi Cepat Tanggap.

Via Komite Nasional untuk Rakyat Palestina:
Donasi: BSM-701 836 2133 |BCA-760 032 5099
a.n Komnas Untuk Rakyat Palestina

Semoga bermanfaat :)

primzky:

reqgifirsttrasia:

Perbedaan kualitas usaha yang sedikit.. jika diiringi dengan persistensi.. akan membuahkan hasil yang jauh berbeda.. :)

wwwooooow ini dalem banget. kurang 0.01 atau nambah 0.01 dalam sehari itu ternyata pengaruh sekali, dan silahkan tentukan sendiri..

primzky:

reqgifirsttrasia:

Perbedaan kualitas usaha yang sedikit.. jika diiringi dengan persistensi.. akan membuahkan hasil yang jauh berbeda.. :)

wwwooooow ini dalem banget. kurang 0.01 atau nambah 0.01 dalam sehari itu ternyata pengaruh sekali, dan silahkan tentukan sendiri..

(Source: akhirulsyah)

kurtsnyder:

Ready to start the… nope…

kurtsnyder:

Ready to start the… nope…

fitriarahmaani:

iqbalsujidaramadhan:

ilmaalya:

ikumaikuma:

NGAKAK with Aldita and Windy – View on Path.

Pengen reblog ajah =))

Gusti bodor pisan, kolecer bambu lah.

eta meni kolecer bambu, duh Gusti =))

fitriarahmaani:

iqbalsujidaramadhan:

ilmaalya:

ikumaikuma:

NGAKAK with Aldita and Windy – View on Path.

Pengen reblog ajah =))

Gusti bodor pisan, kolecer bambu lah.

eta meni kolecer bambu, duh Gusti =))

ah, ini meme “Jadi Kamu Mutusin Aku?” yang nggak mainstream :p
#eh

ah, ini meme “Jadi Kamu Mutusin Aku?” yang nggak mainstream :p

#eh

Pulang

….

"Rumah adalah tempat keluargamu menetap." Aku menyusul Dimas ke teras. Mencoba mempertahankan pendirianku tanpa menyinggungnya.

Rumah adalah tempat di mana aku merasa bisa pulang," jawab Dimas. Dingin. Datar.

(Leila S. Chudori)

Load More

Older>

Warnai Kamarmu

Tertanda Ganar Firmannanda, mahasiswa biasa Teknik Perminyakan ITB, Bandung, Jawa Barat

http://ganarfirmannanda.wordpress.com/

http://www.facebook.com/ganar.firmannanda

http://twitter.com/ganar_f

Latest Tweets

Sorry, the Twitter API is overloaded. Try again later.